Record Detail Back

XML

Maaf, Ini Teh Berani


“Saudara-saudara, orang Kristen itu harus selalu bersukacita. Apa pun yang terjadi kita harus selalu bersukacita. Sekalipun kekasih kita meninggal, kita harus selalu bersukacita. Kemarin dulu istri saya meninggal,” kata bapak tersebut, “Tetapi saya tidak menangis. Bahkan ketika istri saya mengembuskan napas terakhir, saya tertawa terbahak-bahak...ha ha ha.”

Apakah karena orang Kristen harus selalu bersukacita, lalu mereka tidak boleh menangis? Jika ini sulit dijawab dan membuat kita heran, mungkin kita akan lebih heran lagi jika hal ini ternyata menjadi bahan renungan Pendeta L.Z. Raprap, sang pendeta humoris. Dengan sindiran halus, ilustrasi yang jenaka, dan kupasan yang cerdas, Pendeta Raprap menegur kealpaan dan kelalaian orang percaya, sekaligus membawa mereka menuju pengertian yang benar akan Firman Tuhan.

Disertai dengan CD berisi khotbahnya, Anda dapat mencicipi dan membuktikan sendiri khotbah Pendeta Raprap yang hadir dengan “aroma” khasnya : masih jenaka, tetap lugas, selalu kritis, dan tepat sasaran.
Raprap, LZ
Raprap, LZ - Personal Name
5
B07.Rap.M
978-979-687-765-2
NONE
Text
Indonesia
BPK Gunung Mulia
2015
Jakarta
147 hal; 14x21cm; soft cover
LOADING LIST...
LOADING LIST...