DUKUNGAN DOA : 1.Bangsa & Negara, 2.Presiden, Wakil Presiden dan aparat pemerintah, 3.Gereja-gereja di Indonesia, 4. Kesatuan hati MJ/BP/Aktifis dan kerinduan umat utk melayani , 5. Mereka yang mengalami kelemahan tubuh dan pergumulan, 6. Panitia Pembangunan Gedung Ibadah, 7 Pelaksanaan Progpel 2019-2020, 8. Panitia Bulan Keluarga 2019, 9.

Print

Amanat Agung

AMANAT  AGUNG


Matius 28:18-20 (TB) Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Inilah perintah Tuhan Yesus sebelum naik ke sorga. Perintah ini diberikan kepada murid-murid di sebuah bukit di Galilea. Menjadikan seseorang menjadi murid Kristus setidaknya mencakup 3(tiga) hal yaitu :

  1. Memenangkan orang-orang yang belum percaya, bagi Kristus. Cara paling efektif adalah dengan pemberitaan injil.
  2. Membina mereka yang sudah dimenangkan, sehingga mereka bertumbuh secara rohani, melatih dengan "ketrampilan" yang diperlukan agar mereka dapat memenangkan orang lain
  3. Mengutus mereka yang sudah dibina untuk dapat memuridkan orang lain.


Banyak orang berpendapat bahwa ini adalah perintah yang besar yang diberikan oleh Tuhan kepada murid- muridNya, sehingga sering juga disebut dengan amanat agung dari Tuhan Yesus.

Kenapa ini menjadi amanat agung? Mari kita bayangkan, pekerjaan besar pemberitaan injil yang semula dikerjakan oleh Allah sendiri, sekarang dipercayakan kepada murid-murid dan bahkan kepada kita. Ini suatu kehormatan yang luar biasa yang diberikan Allah kepada manusia yang tidak sempurna untuk memberitakan kabar kesukaan bagi dunia’ Namun sayangnya banyak gereja Tuhan saat ini yang melakukan perintah ini "dengan cara yang lain", entah karena takut, entah karena malas, dan "menggantikannya" dengan "berbuat baik".

Kalau kita melihat apa yang Tuhan lakukan melalui Nomensen di tanah Batak, saya suka tergelitik untuk membandingkan hasil dari orang-orang Kristen yang berbuat baik bahkan sampai meninggalkan kehidupan nyamannya untuk membantu orang lain dengan apa yang telah dilakukan Nomensen. Ia pergi ke tanah Batak dan memberitakan injil di tengah suku yang adat istiadat dan kepercayaan animismenya sangat kuat. Saya yakin jika Nomensen pergi ke tanah Batak hanya untuk berbuat baik, maka orang percaya di tanah Batak tidak seperti yang kita lihat saat ini, dan bahkan Nomensen hanya akan dikenal sebagai orang yang baik dari Eropa bukan pemberita injil.

Atau bertanyalah pada diri kita, seberapa banyak orang yang telah mendengarkan injil melalui perbuatan baik kita? Namun perintah Tuhan kepada kita tidak hanya membuat orang untuk percaya tetapi menjadikan murid Kristus. Tentunya perintah ini tidak hanya untuk para murid waktu itu tetapi untuk semua kita anak-anak Tuhan. Kenapa demikian?  

1.    Jika hanya untuk para murid waktu itu, maka penginjilan akan berhenti setelah para rasul meninggal.
2.    Sampai saat ini belum semua bangsa menjadi murid Kristus
3.    Tuhan menyertai sampai akhir zaman, termasuk zaman kita sekarang ini

Perbuatan baik memang perlu dan Tuhan menginginkan kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi Tuhan juga menginginkan kita untuk menjadi murid yang dapat menjadikan semua bangsa muridNya. (ERS).

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata - Cibubur
Bogor 16968
Telp : 021 8493 6167
Fax : 021 8493 0768
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
 
Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA  : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528

Selengkapnya

Statistik Pengunjung

Hari iniHari ini511
KemarinKemarin522
Minggu iniMinggu ini950
Bulan iniBulan ini10949
Total PengunjungTotal Pengunjung420443
Pengunjung Online 69