Katekisasi

Katekisasi adalah kelas pendidikan iman dan ajaran Kristen untuk mempersiapkan peserta (disebut katekisan) menjadi anggota sidi yang memahami dan melaksanakan tugas panggilannya dalam kehidupannya secara utuh. Katekisasi dilaksanakan oleh Majelis Jemaat dan dilayankan oleh pendeta atau orang yang ditunjuk oleh Majelis Jemaat.

Katekisasi berlangsung selama 6 sampai 9 bulan yang diselenggarakan seminggu sekali, ditambah retreat (bila dimungkinkan) di akhir periode sebelum peserta dibaptis atau mengaku percaya (sidi).

Materi katekisasi terdiri atas:

  1.     Alkitab dan Proses Kanonisasi
  2.     Alkitab dan Pemahamannya
  3.     Allah dan KaryaNya
  4.     Tiga (3) Asumsi Dasar Ttg Manusia
  5.     Dosa dan Pemahamannya serta Akibatnya
  6.     Yesus Kristus : Puncak Karya Kasih Allah
  7.     Yesus Kristus : Allah dan Manusia
  8.     Yesus Kristus : Raja, Nabi, Imam
  9.     Roh Kudus dan KaryaNya
  10.     Karunia-Karunia Roh
  11.     Gereja Yang Kudus dan Am
  12.     Hidup sebagai Keluarga Allah
  13.     Gereja dan Aliran-Alirannya
  14.     Kebangkitan Orang Mati dan Hidup Kekal
  15.     Hari-Hari Raya Gerejawi
  16.     Kehidupan Doa dan Doa Bapa Kami
  17.     Ibadah dan Liturgi
  18.     Hidup Baru
  19.     Sakramen
  20.     Visi dan Misi Gereja

Majelis Jemaat memberikan buku pegangan kepada setiap katekisan yaitu (salah satu):

  1.     Tumbuh dalam Kristus
  2.     Tuhan Ajarlah Aku
  3.     Inilah Sahadatku

Bagi kasus-kasus tertentu di mana calon tidak dapat mengikuti katekisasi menurut waktu yang ditentukan, Majelis Jemaat menentukan lama penyelenggaraan dan menyesuaikan bahan katekisasinya.

Informasi mengenai Pendaftaran, Jadwal dan Ketentuan Administrasi Katekisasi dapat di baca di Warta Jemaat atau Aplikasi GKI Kota Wisata di menu NEWS

Ketentuan Katekisasi GKI Kota Wisata

Jadwal Katekisasi 2022 melalui Zoom

Katekisasi Dipimpin Oleh  Mulai  Waktu
Umum Pdt. Gordon S Hutabarat, M.Min  Jumat pkl 19:00
Pdt. David Roestandi S. Sutanto  Jumat pkl 19:00

Lainnya :

Renungan Sepekan

Hidup Berkelimpahan dalam Kristus

Kisah para rasul 2:42-47, Mazmur 23, 1 Petrus 2:19-25, Yohanes 10:1-10

Banyak orang mengartikan “hidup berkelimpahan” dengan saldo rekening yang terus bertambah atau hidup tanpa masalah. Namun, melalui rangkaian firman Tuhan hari ini, kita diajak untuk melihat standar kelimpahan yang berbeda—bukan tentang apa yang kita miliki, melainkan tentang siapa yang memiliki kita.

1. Sang Gembala yang Mengenal Domba-Nya (Yohanes 10:1-10)

Tuhan Yesus menegaskan bahwa Ia datang agar kita memiliki hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Kelimpahan ini dimulai dari relasi.

  • Pencuri datang untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan melalui janji-janji palsu dunia.

  • Kristus, Sang Gembala Baik, memberikan diri-Nya sebagai pintu. Hidup berkelimpahan berarti hidup dalam perlindungan, tuntunan, dan pengenalan pribadi dengan Sang Pencipta.

2. Kepuasan di Dalam Tuhan (Mazmur 23)

Daud menulis, “Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” Ini adalah deklarasi kepuasan.

  • Rumput yang hijau dan air yang tenang: Tuhan memberikan ketenangan jiwa di tengah dunia yang bising.

  • Lembah kekelaman: Kelimpahan bukan berarti absennya penderitaan, tetapi hadirnya Tuhan yang menyertai dengan gada dan tongkat-Nya. Kita berkelimpahan karena kita tidak pernah sendirian.

3. Ketabahan dalam Penderitaan (1 Petrus 2:19-25)

Mungkin terdengar kontradiktif, tetapi hidup berkelimpahan juga mencakup kemampuan untuk menderita dengan cara yang benar.

  • Kristus meninggalkan teladan agar kita mengikuti jejak-Nya.

  • Saat kita disakiti namun tetap mengampuni, saat kita menderita namun tetap percaya, di situlah kekayaan iman kita terpancar. Kita berkelimpahan karena memiliki pengharapan kekal yang tidak bisa dirampas oleh ketidakadilan dunia.

4. Kelimpahan dalam Komunitas (Kisah Para Rasul 2:42-47)

Hidup berkelimpahan tidak pernah bersifat egois; ia selalu meluap keluar. Cara hidup jemaat mula-mula menunjukkan bahwa:

  • Berbagi adalah bukti kecukupan: Mereka menjual harta milik mereka dan membagikannya kepada yang membutuhkan.

  • Sukacita yang tulus: Mereka makan bersama dengan gembira dan tulus hati.

  • Kelimpahan sejati terlihat ketika gereja (kita) menjadi saluran berkat, di mana tidak ada seorang pun yang berkekurangan karena kasih yang dipraktekkan secara nyata.

Kesimpulan

Hidup berkelimpahan dalam Kristus adalah hidup yang penuh dengan kehadiran Allah, puas dalam pemeliharaan-Nya, tangguh di tengah ujian, dan bermurah hati kepada sesama.

Bukan tentang seberapa banyak yang kita kumpulkan, melainkan seberapa besar kasih Kristus yang mengalir melalui hidup kita. Ketika Kristus menjadi pusat, maka kekurangan secara fisik tidak akan mampu mengurangi kekayaan jiwa kita.

Renungan Pribadi: Apakah hari ini aku masih merasa kurang karena fokus pada apa yang belum kumiliki, ataukah aku sudah merasa limpah karena menyadari siapa yang berjalan di sampingku?

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan reminder tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1215638
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1215638
Who's Online :