Ada pemandangan yang diam-diam menjadi gaya utama manusia modern. Seseorang duduk bersama keluarga atau teman-temannya, tetapi matanya terus tertuju ke layar. Percakapan terjadi, tetapi tidak ada yang benar-benar hadir. Kepala penuh respons, hati miskin keterhubungan batin. Anehnya, setelah seharian “terhubung”, malamnya mereka tetap merasa sendiri. Kita hidup di zaman paling bising dalam sejarah manusia. Bukan […]
“ Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan .” (Amsal 4:23). Penulis Amsal menulis bahwa hati adalah sumber kehidupan. Apapun yang ada dalam hati kita akan terlihat jelas dari cara, gaya dan sikap hidup kita. Kita bisa mengetahui suasana hati seseorang dari apa yang keluar dari mulutnya. Bahkan dari raut mukanya pun […]
Menarik membaca kembali tulisan Pdt. Eka Darmaputera yang berjudul “Kristen Part-Timer” dalam buku “Hidup yang Bermakna: Khotbah-Khotbah tentang Kehidupan Kristen” (BPK Gunung Mulia, 2014). Dalam tulisan tersebut, menurut Pdt. Eka, banyak orang ingin mengikut Yesus, memiliki tekad, semangat, kerelaan berkorban, dan sebagainya. Namun, sedikit yang bersedia meletakkan semua segi kehidupannya dalam kerangka ketaatan kepada Tuhan. […]
Tepat pada tanggal 27 April yang lalu, PSB (Paduan Suara Bapak) Simfoni merayakan ulang tahun yang ke-2. Walaupun saya baru 1 tahun menjadi anggota Paduan Suara tersebut, namun saya merasa bersyukur dapat mengambil bagian pelayanan dalam PSB. Di tengah kesibukan pekerjaan, rumah tangga, dan aktivitas pelayanan yang lain, saya berterimakasih kepada Tuhan karena mengingatkan saya […]
Tafsiran akan “ hidup berkelimpahan “ dapat menjadi ekstrem dan tidak sehat dalam perjalanan Gereja Tuhan. Teologi sukses atau teologi kemakmuran misalnya begitu cepat mengamini dan mengutip ucapan Yesus ini sebagai modal untuk mengklaim hidup yang nyaman, aman, tentram, dan makmur karena kuasa Kristus. Padahal dalam keutuhan berita kitab suci dan karya Kristus, ” hidup […]
Alkitab memuat beberapa kisah tentang penyakit kusta; suatu penyakit yang dipandang oleh orang Yahudi sebagai kutukan atau hukuman Tuhan. Penyandang kusta dianggap najis sehingga mereka dikucilkan dari tengah masyarakat. Menderita penyakit kusta berarti menderita secara fisik, sosial, mental-emosional, bahkan spiritual. Kitab Imamat 13-14 memuat perincian peraturan mengenai penyakit ini; selain dilarang bergaul dengan orang sehat, […]
Setelah melewati Paska, kembali kita diingatkan akan makna kebangkitan yang merupakan bagian dari perayaan atas karya keselamatan. Setelah kebangkitan dan menjadi satu kisah dalam Alkitab, maka kita menyadari betapa Tuhan mengasihi umat-Nya. Namun, pernahkah Anda bayangkan, bagaimana 12 murid Yesus mengalaminya saat itu? Menjadi saksi saat Yesus menjalani masa sengsara hingga kematian-Nya tentu meruntuhkan kekuatan […]
Syalom, Selamat Paska bagi kita semua, Kubur yang kosong adalah bukti tak terbantahkan bahwa Dia hidup. Kebaikan Tuhan yang terbesar tidak hanya diucapkan melalui janji, tetapi telah teruji secara nyata di bukit Golgota dan dimeteraikan melalui kebangkitan-Nya. Salib, yang pada abad pertama merupakan simbol kehinaan, kutuk, dan kekalahan paling rendah bagi kekaisaran Romawi, kini telah […]
Sebab karena anugerah kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu, supaya tidak ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2 :8-10) Firman Tuhan di […]
Ada kegelisahan yang semakin nyata di zaman ini. Dunia tidak pernah benar-benar tenang. Perang, kekerasan, ketidakpastian, dan ledakan informasi membuat orang mudah tersulut dan kehilangan arah. Hubungan rapuh, kepercayaan menipis, hidup melaju cepat tetapi batin tertinggal dalam kelelahan. Di tengah tekanan ini, kasih sering disalahpahami sebagai kewajiban terus bertahan dan mengalah. Padahal kasih sejati seharusnya […]