Menafsir teks-teks paranesis dlm PB

              MENAFSIR TEKS-TEKS PARANESIS DALAM PBBahan Pembinaan PA III Pengertian paranesis Dalam Perjanjian Baru terdapat cukup banyak bentuk sastra yang digunakan sebagai wahana pemberitaan. Untuk memahami pesan-pesan asli penyusun teks-teks PB sedekat mungkin, penafsir perlu merekonstruksi teks-teks tersebut dan meletakkan dalam jalinan kontekstualnya secara teliti. Di antara bentuk-bentuk sastra […]

Menafsir Hymne dalam PB

      MENAFSIR HYMNE DALAM PB 1.    Prinsip-prinsip menafsir hymne atau madah pujian Dalam teks-teks PB, kadang-kadang kita menemukan bagian yang berbentuk hymne atau madah pujian. Ciri-cirinya antara lain: bentuk sastranya, ritmenya, kosa katanya yang tidak lugas, tata bahasa dan susunannya. Disadari sepenuhnya bahwa membedakan hymne dengan narasi biasa tidak selalu mudah. Hymne tersebut […]

Memahami Kitab Wahyu

      BEBERAPA CATATAN PENTINGUNTUK MEMAHAMI DAN MENAFSIRKAN KITAB WAHYU Bahan Pembinaan PA IV (B) 1. Pengantar Sementara orang menganggap Wahyu sebagai kitab yang paling kontroversial dan paling sulit dipahami dalam Alkitab, sehingga menimbulkan banyak penafsiran atasnya. Reformator Martin Luther, pada mulanya menganggap Wahyu bukanlah kitab rasuli maupun profetis dan menyatakan bahwa di dalamnya […]

Prinsip penafsiran PB

      MENAFSIR PERJANJIAN BARUBahan Pembinaan Penelaahan Alkitab I 1. Definisi Secara tradisional, hermeneutika (ilmu tafsir) didefinisikan sebagai studi tentang lokus dan prinsip-prinsip penafsiran (the study of the locus and principles of interpretation), terutama dalam memahami naskah-naskah purba.  Istilah “hermeneutika” berasal dari kata Yunani “hermeneuein,” yang berarti “menafsirkan” atau “menerjemahkan.” Kata kerja ini terkait […]

Mengenal Perjanjian Baru

Mengenal Perjanjian Baru   Perjanjian Baru terdiri dari 27 kitab kanonik, yang dapat kita kelompokkan sebagai berikut: 1.    Berdasar isinya (terdiri dari 4 bagian)       a.    Injil-injil (4 Injil)              –    Injil-injil Sinoptik (Matius, Markus dan Lukas)              –    Injil Yohanes       b.    Kisah Para Rasul       c.    Surat-surat (21 surat), yang terdiri dari:             1)    Surat-surat Paulus yang asli (sering […]

Renungan Sepekan

Tegar di Tengah Ujian Hidup

Bacaan: Kejadian 29:15–28; Mazmur 105:1–11,45b; Roma 8:26–39; Matius 13:31–33, 44–52

Hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada masa ketika kita sudah berusaha dengan jujur, tetapi justru menghadapi kekecewaan. Ada doa yang belum dijawab, pengkhianatan dari orang yang kita percaya, atau jalan hidup yang terasa semakin berat. Dalam situasi seperti itu, pertanyaan yang sering muncul adalah, “Apakah Tuhan masih bekerja?”

Kisah Yakub dalam Kejadian 29 memberikan gambaran yang sangat manusiawi. Yakub bekerja tujuh tahun demi mendapatkan Rahel, perempuan yang dicintainya. Namun pada malam pernikahan, Laban menipunya dengan memberikan Lea. Ironisnya, Yakub yang dahulu pernah menipu Esau dan Ishak, kini merasakan pahitnya menjadi korban tipu daya. Alkitab tidak sedang mengatakan bahwa setiap penderitaan adalah hukuman Tuhan. Namun, kisah ini menunjukkan bahwa Tuhan tetap bekerja bahkan melalui keadaan yang tidak ideal. Yakub harus bekerja tujuh tahun lagi untuk mendapatkan Rahel. Jalan menuju janji Tuhan ternyata lebih panjang daripada yang ia bayangkan.

Mazmur 105 mengajak umat mengingat karya-karya Tuhan dalam sejarah. Pemazmur tidak menutupi fakta bahwa perjalanan umat Allah penuh dengan kesulitan. Namun di balik semua itu, Tuhan tetap setia pada perjanjian-Nya. Kesetiaan Allah tidak diukur dari mudah atau sulitnya perjalanan, melainkan dari penyertaan-Nya yang tidak pernah berubah.

Paulus dalam Roma 8 membawa penghiburan yang luar biasa. Ia tidak berkata bahwa orang percaya akan terbebas dari penderitaan. Justru ia menyebutkan berbagai realitas hidup: kesesakan, penganiayaan, kelaparan, bahaya, bahkan maut. Namun di tengah semua itu ia berkata, “Dalam semuanya itu kita lebih daripada orang-orang yang menang oleh Dia yang telah mengasihi kita.” (Rm. 8:37). Kemenangan orang percaya bukan berarti bebas dari masalah, tetapi tetap berdiri teguh karena kasih Kristus tidak pernah meninggalkan kita.

Bahkan ketika kita tidak tahu harus berdoa bagaimana, Roh Kudus sendiri berdoa bagi kita (Rm. 8:26). Betapa melegakan mengetahui bahwa ketika kata-kata kita habis, Tuhan tidak berhenti bekerja.

Injil Matius 13 melengkapi pesan ini melalui berbagai perumpamaan tentang Kerajaan Allah. Biji sesawi yang sangat kecil dapat bertumbuh menjadi pohon besar. Ragi yang sedikit mampu mengembangkan seluruh adonan. Harta terpendam dan mutiara yang indah mengajarkan bahwa Kerajaan Allah begitu berharga sehingga layak diperjuangkan dengan segala pengorbanan. Jala yang mengumpulkan berbagai jenis ikan mengingatkan bahwa pada akhirnya Tuhanlah yang akan menyatakan keadilan-Nya.

Semua perumpamaan ini mengajarkan satu hal: pekerjaan Allah sering kali berlangsung secara perlahan, tersembunyi, bahkan tampak tidak spektakuler. Namun hasil akhirnya jauh melampaui apa yang dapat kita bayangkan. Karena itu, jangan menyerah hanya karena hari ini kita belum melihat hasilnya.

Tegar bukan berarti tidak pernah menangis. Tegar bukan berarti tidak pernah bertanya kepada Tuhan. Tegar berarti tetap memilih percaya ketika keadaan belum berubah. Yakub tetap bekerja. Pemazmur tetap memuji. Paulus tetap meyakini kasih Kristus. Demikian pula kita dipanggil untuk tetap berjalan bersama Tuhan.

Mungkin saat ini kita sedang mengalami “tujuh tahun tambahan” yang tidak pernah kita rencanakan. Mungkin ada doa yang belum dijawab, relasi yang melukai, atau beban yang terasa terlalu berat. Ingatlah, Allah yang menyertai Yakub, memelihara Israel, menguatkan Paulus, dan menghadirkan Kerajaan-Nya melalui hal-hal kecil, adalah Allah yang sama yang menyertai kita hari ini.

Tidak semua ujian langsung berakhir, tetapi di setiap ujian Tuhan membentuk iman yang semakin dewasa. Dan ketika kita melihat ke belakang nanti, kita mungkin baru menyadari bahwa justru melalui jalan yang berliku itulah Tuhan sedang menggenapi rencana-Nya yang terbaik.

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan reminder tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1369569
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1369469
Views Today :
Total views : 100
Who's Online :