Makna Hidup Berkelimpahan

Tafsiran akan “ hidup berkelimpahan “ dapat menjadi ekstrem dan tidak sehat dalam perjalanan Gereja Tuhan. Teologi sukses atau teologi kemakmuran misalnya begitu cepat mengamini dan mengutip ucapan Yesus ini sebagai modal untuk mengklaim hidup yang nyaman, aman, tentram, dan makmur karena kuasa Kristus. Padahal dalam keutuhan berita kitab suci dan karya Kristus, ” hidup […]

Drama Kehidupan

Setelah melewati Paska, kembali kita diingatkan akan makna kebangkitan yang merupakan bagian dari perayaan atas karya keselamatan. Setelah kebangkitan dan menjadi satu kisah dalam Alkitab, maka kita menyadari betapa Tuhan mengasihi umat-Nya. Namun, pernahkah Anda bayangkan, bagaimana 12 murid Yesus mengalaminya saat itu? Menjadi saksi saat Yesus menjalani masa sengsara hingga kematian-Nya tentu meruntuhkan kekuatan […]

Antara Air, Pilatus, dan Darah Kristus

Syalom, Selamat Paska bagi kita semua, Kubur yang kosong adalah bukti tak terbantahkan bahwa Dia hidup. Kebaikan Tuhan yang terbesar tidak hanya diucapkan melalui janji, tetapi telah teruji secara nyata di bukit Golgota dan dimeteraikan melalui kebangkitan-Nya. Salib, yang pada abad pertama merupakan simbol kehinaan, kutuk, dan kekalahan paling rendah bagi kekaisaran Romawi, kini telah […]

Merespon Anugerah-Nya

Sebab karena anugerah kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu, supaya tidak ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2 :8-10) Firman Tuhan di […]

Tuhan Tidak Hilang

Ada kegelisahan yang semakin nyata di zaman ini. Dunia tidak pernah benar-benar tenang. Perang, kekerasan, ketidakpastian, dan ledakan informasi membuat orang mudah tersulut dan kehilangan arah. Hubungan rapuh, kepercayaan menipis, hidup melaju cepat tetapi batin tertinggal dalam kelelahan. Di tengah tekanan ini, kasih sering disalahpahami sebagai kewajiban terus bertahan dan mengalah. Padahal kasih sejati seharusnya […]

Hidup adalah Sebuah Perjalanan

“Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah.” (Yoh. 10:10) Syalom! Selamat Hari Minggu Bapak/Ibu/Saudara-i yang dikasihi Tuhan Yesus… Ada sebuah tulisan yang cukup menarik dan pasti sebagian orang mengalaminya, demikian: Akte lahir adalah kertas. Ijazah juga kertas. Akte nikah juga kertas. Surat kepemilikan rumah, […]

Puasa yang Dikehendaki Tuhan

Masih dalam masa Prapaska, kali ini kita akan melihat nats yang disampaikan oleh nabi Yesaya kepada umat Israel dalam Yesaya 58:6-7 “Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa […]

Mengasihi

“Kamu telah mendengar yang difirmankan: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Namun, Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuh-musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Mat. 5:43-44). Sudah barang tentu kita sangat mengasihi suami, istri, anak-anak, orang tua, dan sahabat kita. Mereka adalah orang-orang terdekat yang kita sayangi. Maka, kita akan mewujudkan rasa kasih itu dengan […]

Keakuan

Namun, aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Hidup yang sekarang aku hidupi secara jasmani adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku (Galatia 2:20). Memasuki Minggu Prapaska ini, marilah kita melihat ke dalam diri kita kembali, siapakah […]

Menjadi Garam dan Terang

“Kamu adalah garam dunia… Kamu adalah terang dunia… … Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Mat. 5:13-16) Firman Tuhan ini mengingatkan kita sebagai anak-anak Allah yang telah ditebus dan menerima status baru melalui Yesus Kristus, untuk tetap hidup berdampak bagi orang – […]

Renungan Sepekan

KERJAKAN KESELAMATANMU

Keluaran 17:1–7; Mazmur 78:1–4, 12–16; Filipi 2:1–13; Matius 21:23–32

Kita sering berkata bahwa kita percaya kepada Tuhan. Kita juga percaya bahwa keselamatan adalah anugerah Allah yang telah diberikan kepada kita melalui Kristus. Namun, apakah keselamatan itu berhenti pada apa yang kita percaya? Bacaan-bacaan kita hari ini mengajak kita melihat bahwa keselamatan yang Allah kerjakan perlu dihidupi dalam perjalanan kehidupan kita.

Dalam Keluaran 17, bangsa Israel telah mengalami pembebasan Tuhan dari Mesir. Namun, perjalanan mereka belum selesai. Di Rafidim mereka menghadapi persoalan karena tidak ada air. Mereka kemudian mempertanyakan kehadiran Tuhan: “Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?” Mereka sudah mengalami pertolongan Tuhan, tetapi dalam persoalan baru mereka kembali mengalami keraguan. Tuhan tetap hadir dan menyediakan air bagi mereka. Kisah ini mengingatkan kita bahwa menjadi umat yang telah mengalami karya keselamatan Tuhan tidak berarti perjalanan hidup selalu mudah. Kita tetap belajar percaya dan bergantung kepada Tuhan dalam setiap keadaan.

Mazmur 78 kemudian mengajak umat untuk mengingat dan menceritakan karya Tuhan kepada generasi berikutnya. Pengalaman tentang kesetiaan Tuhan tidak boleh berhenti pada satu generasi. Apa yang telah Tuhan lakukan perlu diingat, diceritakan, dan menjadi dasar bagi kehidupan umat pada masa kini. Keselamatan yang kita ingat seharusnya memengaruhi cara kita menjalani kehidupan.

Hal ini semakin jelas dalam surat Paulus kepada jemaat Filipi. Paulus berkata, “Kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar.” Perkataan ini bukan berarti kita harus berusaha mendapatkan keselamatan dengan kekuatan dan perbuatan kita sendiri. Paulus langsung menegaskan bahwa Allahlah yang mengerjakan di dalam kita baik kemauan maupun pekerjaan. Karena itu, mengerjakan keselamatan berarti menghidupi keselamatan yang telah Allah kerjakan. Keselamatan itu terlihat ketika kita hidup dalam kasih, tidak mementingkan diri sendiri, memperhatikan kepentingan orang lain, dan memiliki kerendahan hati seperti Kristus.

Hal yang sama terlihat dalam perumpamaan Yesus tentang dua anak dalam Matius 21. Anak pertama berkata “ya” kepada ayahnya, tetapi tidak pergi. Anak kedua berkata “tidak”, tetapi kemudian menyesal dan pergi melakukan kehendak ayahnya. Yesus menunjukkan bahwa melakukan kehendak Allah tidak cukup hanya dengan perkataan. Iman dan pertobatan harus terlihat dalam tindakan.

Keempat bacaan ini membawa kita kepada satu pertanyaan sederhana: Apakah keselamatan yang Allah kerjakan di dalam diri kita sudah terlihat dalam kehidupan kita? Bukan hanya dalam perkataan kita, tetapi dalam cara kita memperlakukan keluarga, sesama, gereja, dan orang-orang yang Tuhan tempatkan di sekitar kita.

Maka, mengerjakan keselamatan berarti terus berjalan bersama Tuhan, mengingat dan menceritakan karya-Nya, membiarkan Kristus membentuk karakter kita, serta melakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak mengerjakan keselamatan supaya diselamatkan. Kita mengerjakannya karena kita telah diselamatkan dan Allah sedang terus bekerja di dalam kita.

Kiranya kehidupan kita bukan hanya berkata, “Saya percaya kepada Tuhan,” tetapi juga menunjukkan melalui tindakan: “Saya hidup sebagai orang yang telah diselamatkan oleh Tuhan.”

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan informasi tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1480185
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1480085
Views Today :
Total views : 100
Who's Online :