Melangkah bersama Tuhan Yesus

Berbicara tentang masa depan mengingatkan kita tentang lagu Que serra serra, whatever will be will be.

Sesuatunya tidak ada yang pasti. Di muka bumi ini semuanya bisa berubah. Saat kita kecil pikiran kita hanya ada di sekeliling kita. Sekolah membantu orang tua, meningkat remaja pemikiran kita menjadi lebih berkembang lalu menjadi dewasa yang membuat tantangan hidup semakin beragam. Di masa dewasa kita suka bertanya tentang kehidupan yang berjalan lambat, pekerjaan yang tak sesuai dengan ekspektasi, bagaimana dengan anak-anak yang bertumbuh seiring dengan makin bertambahnya usia mereka, dan banyak lagi pertanyaan yang membuat hidup semakin bertambah kawatir dan takut melihat masa depan. Ketidak pastian membuat kita cemas dan dipenuhi perasaan takut sehingga untuk melangkah kadang terasa berat.

Namun bagi kita orang percaya ada satu kepastian yang tak tergoyahkan. Masa depan yang pasti kalau kita bersama dengan Tuhan. Selalu optimis dan percaya belas kasih-Nya senantiasa mengiringi hidup kita.

Yeremia 29:11 “Sebab, Aku mengetahui rancangan-rancangan yang Kupikirkan mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan malapetaka, untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan”. Ayat ini menjelaskan kepada kita betapa Allah yang maha baik sudah memiliki rancangan dan tujuan di dalam hidup kita yaitu rancangan damai sejahtera dan hidup yang penuh sukacita. Ayat ini mengkonfirmasi bahwa Allah senantiasa hadir dalam segala situasi dan segala musim hidup kita, sekalipun di masa gelap Kasih-Nya tidak pernah berubah dan tidak dapat digagalkan oleh kekuatan apapun di dunia ini.

Dalam Mazmur 37:23-24 “Tuhan menetapkan langkah langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya, Apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya.”

Kembali kita dikuatkan oleh firman Tuhan di atas, masa depan yang pasti bersama sang Raja Damai.

Janji penyertaan-Nya membuat kita tidak sendirian. Di musim hidup yang tak menentu kehadiran-Nya senantiasa membuat semangat bangkit kembali.

Takkan dibiarkan-Nya kita menanggung beban kehidupan, namun Tuhan akan senantiasa menyertai hidup kita.

Konfirmasi penyertaan, kehadiran Tuhan, menjadi teman seperjalanan kita dalam menapaki hidup adalah kepastian dalam meraih masa depan yang indah bersama Tuhan Yesus.

Allah bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan. Masa depan kita tidak ditentukan oleh kerasnya usaha dalam mencapainya. Bahwa kitapun diminta untuk selalu menyerahkan hidup dan mengambil hikmat dalam memutuskan segala sesuatu dalam hidup. Dibutuhkan fokus, hikmat yang dari Tuhan serta selalu meningkatkan kemampuan adalah satu hal dalam mencapai cita-cita. Kebaikan Tuhan menjadi pegangan dalam setiap langkah yang diambil.

Dunia bisa berubah, tidak ada kepastian dalam dunia ini, tapi Allah tidak berubah. Dunia bisa mengalami goncangan hebat tetapi janji Tuhan tidak pernah gagal. Tuhan adalah jangkar yang kuat, selama aku berada di dalamNya maka langkah kehidupan ku tetap tegap, tidak ragu karena aku melangkah dengan iman yang teguh.

Masa depan menjadi baik bukan karena kita baik tapi karena Tuhan maha baik. Selama kita berjalan bersama Tuhan segala tantangan, hambatan dan kesukaran dapat kita lalui karena tangan Tuhan senantiasa menggenggam tangan kita saat melangkah bersama Tuhan Yesus yang mahabaik. (SSL)

KEBAKTIAN MINGGU

SAKSI KRISTUS YANG MENGUBAHKAN

Kisah Para Rasul 2:14a, 22-32; Mazmur 16; 1 Petrus 1:3-9; Yohanes 20:19-31

Kebaktian 12 April 2026 oleh Pdt. Nugraha Yudhi Rumpaka (GKI Bintaro)

Pendahuluan:

Pernahkah kita merasa terkurung oleh rasa takut, kecemasan, atau keraguan tentang masa depan? Jika ya, kita tidak sendirian. Pasca penyaliban Yesus, para murid berkumpul dalam sebuah ruangan dengan pintu tertutup rapat karena takut. Harapan mereka seolah ikut terkubur di dalam makam. Namun, di tengah ketakutan dan rasa putus asa itulah, Yesus yang bangkit hadir secara nyata, menembus “tembok” ketakutan mereka, dan menyapa, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19).

Kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah di masa lalu; itu adalah sebuah kuasa nyata yang mengubahkan. Melalui bacaan-bacaan minggu ini, kita diajak untuk melihat bagaimana kuasa kebangkitan itu mengubah hidup para pengikut-Nya:

1. Mengubah Ketakutan Menjadi Keberanian Kehadiran Kristus mengubah ruangan yang semula penuh ketakutan menjadi tempat pengutusan. Transformasi ini paling nyata terlihat dalam diri Petrus. Murid yang sebelumnya menyangkal Yesus sebanyak tiga kali karena takut kepada hamba perempuan, kini dalam Kisah Para Rasul 2, tampil dengan penuh keberanian di hadapan ribuan orang. Ia bersaksi dengan lantang bahwa Yesus yang disalibkan telah dibangkitkan Allah. Pengalaman akan Kristus yang hidup memberinya keberanian absolut.

2. Mengubah Keraguan Menjadi Keyakinan (Iman)

Tomas mewakili sisi manusiawi kita. Ia logis, butuh bukti, dan menuntut untuk melihat langsung. Menariknya, Yesus tidak membuang Tomas karena keraguannya. Yesus justru merengkuhnya, menawarkan luka-luka-Nya untuk disentuh. Hasil dari kasih karunia ini adalah pengakuan iman yang paling agung dalam Injil Yohanes: “Ya Tuhanku dan Allahku!” Keraguan yang dibawa kepada Kristus akan diubah menjadi fondasi iman yang kokoh. Dan bagi kita saat ini, Kristus memberikan janji yang indah: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

3. Mengubah Keputusasaan Menjadi Pengharapan yang Hidup

Dalam suratnya (1 Petrus 1:3-9), Petrus—yang telah diubahkan itu—mengingatkan jemaat bahwa melalui kebangkitan Kristus, kita telah dilahirkan kembali ke dalam “suatu pengharapan yang hidup”. Pengharapan ini tidak menjanjikan hidup yang bebas dari masalah. Justru, di tengah berbagai pencobaan, iman kita sedang dimurnikan seperti emas. Pengharapan inilah yang senada dengan seruan syukur pemazmur, “Sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati…” (Mazmur 16:10). Bersama Tuhan, kita tahu bahwa maut dan penderitaan bukanlah akhir cerita.

Aplikasi Bagi Kita Saat Ini

Menjadi “Saksi Kristus yang Mengubahkan” tidak selalu berarti kita harus berdiri dan berkhotbah di depan ribuan orang seperti Petrus. Seringkali, panggilan itu hidup dalam keseharian kita:

  • Membawa damai sejahtera ke dalam keluarga atau tempat kerja yang sedang penuh konflik.

  • Tetap memancarkan pengharapan yang hidup ketika situasi ekonomi atau kesehatan sedang sulit.

  • Memiliki iman yang teguh di tengah dunia yang semakin skeptis dan penuh keraguan.

Kita hanya bisa menjadi saksi yang mengubahkan lingkungan kita apabila kita sendiri telah mengizinkan Kristus yang bangkit untuk mengubahkan hati kita. Biarlah damai sejahtera dan kuasa kebangkitan-Nya terus menyertai dan memampukan kita menjadi saksi-saksi-Nya yang setia, minggu ini dan selamanya. Amin

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan reminder tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1192330
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1192330
Who's Online :