Author Archive

Bertahan dan Setia Meskipun dalam Penderitaan

Pandemi mengubah banyak hal dalam kehidupan kita. Kesulitan dalam ekonomi, dampak pengurangan karyawan, penghasilan berkurang karena kebijakan pembatasan mobilisasi, pekerjaan yang belum didapat. Sementara biaya yang dikeluarkan tinggi: untuk yang isoman karena paparan Covid-19, bahkan kehilangan anggota keluarga/saudara, tuntutan menopang ekonomi saudara yang kehilangan pencaharian dan lain sebagainya. Mungkin ada pertanyaan: “Di mana Tuhan?, Mengapa […]

Kuasa Doa

“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” (Yakobus 5:16) Dalam renungan warta Minggu ini, kita akan merenungkan kuatnya Kuasa Doa. Tema Kuasa Doa ini tidak asing lagi untuk kita semua sebagai orang percaya yang mana sering dibaca atau […]

Menyenangkan-Mu

“..menyenangkan-Mu, senangkan-Mu.. hanya itu kerinduanku..” Syair lagu tersebut pasti tidak asing bagi kita dan syair lagu ini juga yang menginspirasi saya ketika menulis renungan ini. Saya menjadi Kristen sejak dalam kandungan ibu dan lahir dalam keluarga Kristen. Namun hingga saat ini, saya masih tetap belajar bagaimana menjadi murid Kristus yang selalu menyenangkan hati-Nya. Mem- bicarakannya […]

Menjadi Pengikut Kristus

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku”. (Mrk. 8 :34) Apakah anda ingin menjadi pengikut Kristus? Apa artinya mengikut Yesus dengan sungguh-sungguh? Menjadi Kristen bukanlah hal yang mudah di dunia ini. Jangan salah paham, memberikan hidup […]

Mengasihi, walaupun..

“It’s my dream, . . . not hers!” Anda mungkin pernah mendengar ucapan viral tersebut dari sebuah tayangan film Indonesia yang terkenal baru-baru ini. Ungkapan tersebut keluar dari hati seorang perempuan yang terluka karena dikhianati suaminya. Ketika impian pernikahan yang ideal dan bahagia pupus, serta biduk rumah tangga terancam kandas, masih perlukah cinta diperjuangkan? Cinta […]

Bersandar Penuh Hanya pada Tuhan

Sore itu, tampak seorang ibu paruh baya dengan punggung sudah mulai membungkuk berjalan pelan menuju rumah ibu saya untuk menghadiri ibadah pengucapan syukur. Sontak saya menghampiri beliau, menuntun memasuki rumah seraya bertanya, kemana anak perempuan yang biasa mengantar Ibu Rukmadi, demikian nama beliau. Beliau menjawab dengan penuh senyum, “Mba Nita masih bekerja, belum pulang”. Sesampainya […]

Roh Kebenaran, Roh Pemersatu

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kisah Para Rasul 1:8) Hidup di zaman sekarang ini, kebenaran dan nilai-nilai toleransi merupakan sesuatu yang mahal harganya. Informasi di media sosial saat ini berseliweran […]

Putar Balik

Interaksi dengan sesama menjadi keseharian kita di dalam kehidupan kita di perkotaan, hal ini juga terjadi dalam keseharian kita dalam berlalu lintas di jalan umum. Dalam interaksi kita ketika berlalu lintas terjadi proses memberi dan menerima dengan respon yang relatif singkat, contohnya jika kita diperlakukan tidak baik oleh pengguna jalan yang lain, kita akan merasakan […]

Hidup adalah Pilihan

Dalam kehidupan, kita selalu kita dihadapkan pada pilihan. Demikian juga kita sebagai anak Tuhan, selalu dihadapkan pada pilihan untuk taat mengikut-Nya atau mengikut dunia. Tentunya secara sadar kita tahu mana yang harus kita pilih. Namun, godaan dunia seringkali membuat kita lalai dan larut dalam ketidaktaatan. Mari kita belajar dari Musa yang terus menjaga ketaatan dan […]

Kasih yang Mengubahkan

Sebuah film Korea berjudul “Pawn” berkisah tentang dua orang pria rentenir yang menagih hutang kepada seorang wanita imigran gelap di korea Selatan. Karena tidak dapat membayar hutangnya maka sang penagih hutang itu mengambil anak perempuannya yang berusia 7 tahun untuk di jadikan jaminan dengan harapan sang ibu dapat melunasi hutang atau anak tersebut diadopsi oleh […]

Renungan Sepekan

Keteguhan Iman dalam Pergumulan

Bacaan: Kejadian 32:22-31

Kalau ditanya, “Siapa yang mau menjadi Spider-Man?”, mungkin banyak orang akan mengangkat tangan. Menjadi pahlawan yang memiliki kekuatan super, menyelamatkan banyak orang, dan dikagumi tentu terdengar menyenangkan.

Namun pertanyaannya berubah ketika ditanya, “Siapa yang mau menjadi Peter Parker?”

Tidak banyak yang bersedia.

Sebab menjadi Peter Parker berarti menjalani hidup yang tidak mudah. Ia kehilangan orang-orang yang dikasihinya, harus merahasiakan identitasnya, rela mengorbankan kebahagiaannya demi orang lain, bahkan sering kali harus menjalani kesepian. Banyak orang menginginkan kemuliaan Spider-Man, tetapi sedikit yang bersedia menjalani pergumulan Peter Parker. Justru pergumulan itulah yang membentuknya menjadi pahlawan yang sejati.

Bukankah sering kali kita juga demikian? Kita ingin menjadi orang yang diberkati Tuhan, dipakai-Nya, dan menikmati kemenangan. Namun kita berharap semuanya terjadi tanpa air mata, tanpa penantian, dan tanpa pergumulan.

Yakub juga menginginkan berkat Tuhan. Namun sebelum menerima berkat itu, ia harus melewati satu malam yang panjang di tepi sungai Yabok. Menariknya, dalam bahasa Ibrani terdapat permainan bunyi antara Yakub (Ya’aqov), Yabok (Yabboq), dan kata bergulat (‘abaq). Seolah-olah penulis Kejadian ingin mengajak kita melihat bahwa perjalanan Yakub menuju Yabok bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi perjalanan menuju pergumulan yang mengubah hidupnya.

Yakub masuk ke Yabok sebagai seorang yang penuh ketakutan dan masih mengandalkan kemampuannya sendiri. Namun setelah bergumul dengan Allah, ia keluar sebagai Israel, manusia yang telah diubahkan. Memang ia berjalan dengan kaki yang pincang, tetapi ia juga membawa identitas yang baru. Allah tidak hanya mengubah situasi yang akan dihadapinya bersama Esau, tetapi terlebih dahulu mengubah hati dan hidup Yakub.

Sering kali kita berdoa agar Tuhan segera mengangkat pergumulan kita. Padahal mungkin Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang lebih penting, yaitu membentuk kita melalui pergumulan itu. Allah tidak selalu mengubah keadaan secepat yang kita harapkan, tetapi Ia tidak pernah berhenti mengerjakan perubahan dalam diri kita.

Hari ini, mungkin kita sedang berada di “Yabok” kita masing-masing. Ada pergumulan dalam keluarga, pekerjaan, kesehatan, pelayanan, atau masa depan. Jangan buru-buru menganggap Tuhan sedang meninggalkan kita. Bisa jadi, justru di tempat pergumulan itulah Tuhan sedang membentuk iman kita menjadi lebih dewasa.

Keteguhan iman bukan berarti hidup tanpa pergumulan. Keteguhan iman adalah keberanian untuk tetap berpegang kepada Tuhan di tengah pergumulan, sambil percaya bahwa Ia sedang membentuk kita menjadi pribadi yang lebih serupa dengan kehendak-Nya.

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan reminder tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1407088
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1406988
Views Today :
Total views : 100
Who's Online :