Author Archive

Nilai plus dari sebuah pemberian

NILAI PLUS DARI SEBUAH PEMBERIAN Kisah Para Rasul 3:3-6 3:3 Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah. 3:4 Mereka menatap dia dan Petrus berkata: “Lihatlah kepada kami.” 3:5 Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka. 3:6 Tetapi Petrus berkata: “Emas dan […]

Bacalah dan nikmatilah

BACALAH DAN NIKMATILAH Kegiatan membaca khususnya di kalangan masyarakat Indonesia tergolong sangat rendah. Menurut survey UNESCO tahun 2013 minat baca orang Indonesia adalah 0,01% artinya 1 dari 1000 orang yang mempunyai minat baca. Sedangkan untuk negara maju indeks minat baca berkisar di 0,45% hingga 0,62%. Di Jepang antara 10 – 15 buku yang dibaca, di […]

The way as a way of life

THE LOVE AS A WAY OF LIFE Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. (Yohanes 13 : 34) Yesus menghendaki para pengikutNya mengasihi seperti cara Dia mengasihi. Dalam Yohanes 13:34 Yesus memberikan perintah baru agar kita saling mengasihi seperti […]

Seseorang yang dapat dipercaya

SESEORANG YANG DAPAT DI PERCAYA Amsal 28 : 20 Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat,tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya tidak luput dari hukuman Tahun 2015 telah berlalu meninggalkan kenangan sukacita dan dukacita baik yang terjadi dalam keluarga kita maupun dalam masyarakat, gereja dan bangsa Indonesia. Usaha penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi […]

Hati yang baru dan rancangan damai sejahtera

HATI YANG BARU & RANCANGAN DAMAI SEJAHTERA Banyak hal yang sudah kita alami baik suka maupun duka di Tahun 2015 , kenangan akan pengalaman kesedihan, kegagalan, penolakan, atau kesepian, cenderung ingin kita lupakan. Memang segala hal yang berkaitan dengan pengalaman yang pahit seringkali ingin kita singkirkan jauh-jauh.  Bahkan peristiwa konyol atau kesalahan yang terjadi karena […]

Maria dan Marta

MARIA DAN MARTA Kisah tentang Maria dan Marta sudah sering kali kita baca maupun dengar dari khotbah yang dibawakan oleh para pelayan firman, namun tetap saja kisah ini menarik karena ada dua karakter yang berbeda dalam kisah tentang dua orang perempuan yang masih merupakan saudara dari Lazarus (Yoh 11:3a). Ketika Yesus tiba di desa tersebut, […]

Pelangi XI Des 2015

Pelangi XI Des 2015

Dari Redaksi Buletin Pelangi Apa itu “Natural Affection ? Natural affection atau kasih sayang alami, adalah perasaan yang ditanamkan dalam diri manusia, sehingga dalam kondisi normal orang tua akan mengasihi anaknya, orang-orang saling mengasihi keluarga dan sahabatnya. Tuhan menciptakan manusia sedemikian rupa, sehingga secara alami akan saling mengasihi. Tetapi dosa sudah merusak kehidupan manusia, sehingga manusia yang berdosa ini […]

WITH GREAT POWER COMES GREAT RESPONSIBILITY

WITH GREAT POWER COMES GREAT RESPONSIBILITY Para penggemar Spiderman pasti cukup akrab dengan kalimat di atas. Kalimat bijak tersebut merupakan nasehat yang diberikan oleh Ben Parker atau Uncle Ben kepada Peter Parker saat ia menyadari adanya perubahan dalam diri keponakannya itu. Akibat gigitan laba-laba yang terpapar radio aktif, Peter Parker remaja yatim piatu yang jenius […]

Mau jadi apa gereja ?

“MAU JADI APA GEREJA?”  Ketika seorang ibu menanyakan kepada anaknya yang berusia 6 tahun, “Anakku, kalau kamu nanti sudah besar, mau jadi apa?”  Sang anak dengan keceriaannya menjawab, “Aku mau jadi insinyur!”.  “Oh ya!”, sahut sang Ibu.  “Iya bu, aku mau jadi insinyur pesawat terbang!”.  “Kalau begitu, kamu harus rajin belajar ya Nak, jangan malas […]

Narsis

N A R S I S Tubuhnya dijulurkan melalui tepian kolam, terpukau oleh keelokan pantulan diri pada permukaan air yang seperti kaca. Berulang kali ia mencoba menggapai, meskipun tiap kali jemarinya menyentuh air selalu saja sosok itu buyar dan lenyap. Hari demi hari cinta di hatinya kepada bayangan tersebut makin meluap-luap. Tanpa mampu lagi berpaling […]

Renungan Sepekan

PENGAMPUNAN YANG MENYELAMATKAN

Bacaan: Matius 18:21–35

“Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”
(Matius 18:22)

Petrus datang kepada Yesus dengan sebuah pertanyaan yang sangat manusiawi: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku?” Petrus bahkan memberikan batas yang menurutnya sudah cukup murah hati, yaitu tujuh kali. Namun Yesus menjawab, “Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”

Dalam beberapa terjemahan Alkitab, ayat ini diterjemahkan “tujuh puluh tujuh kali”, sedangkan dalam terjemahan lain “tujuh puluh kali tujuh kali”. Perbedaan ini muncul dari cara memahami ungkapan bahasa Yunani yang digunakan Matius. Para ahli Alkitab sendiri masih mendiskusikan apakah maksudnya 77 atau 490 kali. Namun yang jauh lebih penting daripada menghitung angkanya adalah maksud Yesus: pengampunan tidak dimaksudkan untuk dibatasi dengan hitungan.

Menariknya, ungkapan ini mengingatkan kita pada Kejadian 4:24. Lamekh berbicara tentang pembalasan yang dilakukan “tujuh puluh tujuh kali”. Jika dalam kisah Lamekh kita melihat semangat manusia yang ingin membalas kejahatan dengan kejahatan yang berlipat ganda, Yesus justru membawa kita kepada arah yang berlawanan. Apa yang dahulu menjadi simbol pembalasan, kini menjadi gambaran tentang pengampunan.

Karena itu, Yesus sebenarnya sedang mengubah cara kita menjalani kehidupan. Dunia sering mengajarkan, “Kalau dia menyakiti saya, saya juga akan menyakitinya.” Bahkan terkadang kita berpikir, “Saya akan membalas supaya dia tahu bagaimana rasanya.” Tetapi Yesus mengajarkan jalan yang berbeda. Kejahatan tidak dihentikan dengan menambah kejahatan. Kebencian tidak disembuhkan dengan kebencian. Dendam tidak menghasilkan kehidupan yang baru.

Setelah menjawab pertanyaan Petrus, Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang hamba yang memiliki hutang sangat besar kepada rajanya. Ia tidak mungkin mampu membayar hutang tersebut. Namun raja itu berbelas kasihan dan menghapuskan seluruh hutangnya.

Masalahnya, setelah menerima pengampunan yang begitu besar, hamba tersebut bertemu dengan orang yang berhutang kepadanya. Hutang orang itu jauh lebih kecil, tetapi ia tidak mau mengampuninya. Ia bahkan menuntut agar hutang itu dibayar.

Di sinilah Yesus menunjukkan sebuah kenyataan yang sering terjadi dalam kehidupan kita. Kita sangat mudah mengingat kesalahan orang lain, tetapi mudah melupakan betapa besar pengampunan yang sudah kita terima dari Tuhan. Kita berharap Tuhan mengerti kelemahan kita, tetapi kita sulit mengerti kelemahan orang lain. Kita meminta Tuhan memberikan kesempatan kedua kepada kita, tetapi terkadang kita tidak mau memberikan kesempatan kedua kepada sesama.

Padahal setiap hari kita hidup karena kasih karunia Tuhan. Kita bukan manusia yang sempurna. Kita juga pernah salah, mengecewakan orang lain, berkata-kata yang menyakitkan, mengambil keputusan yang keliru, dan melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Namun Tuhan tidak memperlakukan kita hanya berdasarkan kesalahan kita. Ia memberikan pengampunan dan kesempatan untuk bertobat.

Karena itu, mengampuni bukan berarti mengatakan bahwa kesalahan seseorang tidak serius. Mengampuni juga tidak berarti kita harus membiarkan diri terus disakiti. Dalam keadaan tertentu, kita tetap perlu membuat batas, menjaga jarak, bahkan mengambil langkah yang tegas terhadap ketidakadilan. Tetapi di dalam hati, kita tidak lagi membiarkan dendam dan kebencian menguasai kehidupan kita.

Pengampunan adalah keputusan untuk menyerahkan hak membalas kepada Tuhan.Sering kali kita berpikir bahwa ketika kita mengampuni, kita sedang memberikan hadiah kepada orang yang bersalah kepada kita. Padahal pengampunan juga merupakan pembebasan bagi diri kita sendiri. Ketika kita terus memelihara kebencian, kita sebenarnya sedang membiarkan kesalahan orang lain terus menguasai hidup kita. Orang itu mungkin sudah melanjutkan hidupnya, tetapi kita masih terikat pada peristiwa yang sama.

Pengampunan tidak mengubah masa lalu, tetapi pengampunan dapat mengubah kuasa masa lalu atas hidup kita.Karena itu, mungkin hari ini ada seseorang yang perlu kita ampuni. Mungkin luka itu belum sepenuhnya hilang. Mungkin kita masih merasa sakit ketika mengingat apa yang terjadi. Kita tidak perlu berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja. Tetapi kita dapat datang kepada Tuhan dan berkata, “Tuhan, aku tidak sanggup mengampuni dengan kekuatanku sendiri. Tolong aku melepaskan dendam ini dan menyerahkan semuanya kepada-Mu.”

Pertanyaan Yesus kepada kita bukan hanya, “Siapa yang harus kamu ampuni?” Pertanyaan yang lebih dalam adalah, “Apakah kamu menyadari betapa besar pengampunan yang telah kamu terima dari Allah?”

Ketika kita menyadari bahwa hidup kita sendiri berdiri di atas pengampunan Tuhan, kita akan belajar memandang kesalahan orang lain dengan belas kasihan. Bukan karena kesalahan itu kecil, tetapi karena kasih karunia Allah jauh lebih besar.

Kiranya kita tidak menjadi seperti hamba dalam perumpamaan Yesus yang menerima pengampunan besar tetapi tidak mau mengampuni. Sebaliknya, karena telah menerima pengampunan Allah, marilah kita menjadi orang yang membawa pengampunan bagi orang lain. Sebab pengampunan Allah menyelamatkan kita dari dosa, dan pengampunan yang kita berikan menolong kita untuk bebas dari kepahitan.

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan reminder tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1451050
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1450950
Views Today :
Total views : 100
Who's Online :