Gereja yang bertumbuh

Gereja Yang Bertumbuh Pada umumnya orang menyadari bahwa pertumbuhan gereja yang sehat bukan  masalah kuantitas tetapi kualitas. Namun meskipun yang ditekankan adalah kualitas, seringkali kesimpulan akhirnya tetaplah kenaikan kuantitas. Bagaimana dengan gereja-gereja yang pernah dilayani oleh para rasul? Kita tahu bahwa setelah Petrus berkotbah 3000 orang bertobat. Alkitab juga mencatat bahwa jumlah mereka di tambahkan […]

Pengampunan dan perbedaan

      Keluaran 14:19-31; Mazmur 114; Roma 14:1-12; Matius 18:21-35 Jemaat Kristen perdana tidaklah leluasa beribadah. Bahkan sebelum masa penindasan dimulai waktu untuk berkumpul bersama untuk beribadah merupakan satu kesempatan yang dinantikan. Waktu yang sengaja mereka persiapkan dengan baik. Jemaat Kristen perdana selama seratus atau duaratus tahun pertama jarang yang memiliki gedung ibadah sendiri […]

Hidup yang penuh dengan pilihan

      HIDUP YANG PENUH DENGAN PILIHAN Di dalam hidup ini banyak hal yang telah kita jalani, terkadang kita lupa apa yang telah kita lakukan, Tuhan memberikan kita ruang yang besar, utk menentukan pilihan pilihan dalam menjalani kehidupan kita. Kita bisa memilih menjadi manusia yang ulet, tekun, rajin, rendah hati, pemurah, lemah lembut dan […]

Kasih

      K A S I H    Betapa hebatnya peranan kasih dalam kehidupan manusia. Semua orang membutuhkan kasih, baik orang yang lanjut usia, orang tua, dewasa, anak-anak, dan bayi. Sentuhan akan kasih memberikan perubahan yang dratis terhadap suatu keadaan yang mustahil untuk diubah. Kasih juga memberikan semangat dan kekuatan bagi mereka yang lemah. […]

Dalam kuasa Tuhan

      Dalam Kuasa Tuhan  Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, (I Korintus 1:27) Beberapa waktu yang lalu seorang teman mengeluhkan tentang masalah-masalah yang terjadi dalam hidupnya, seolah-olah masalah tersebut tidak dapat diselesaikan dan […]

Ujilah Tuhanmu

      UJILAH TUHANMU!(Kel 17 : 1-7; Mat 21 : 23-32) Di Indonesia kita mengalami berbagai ujian dalam perjalanan hidup kita. Ada ujian-ujian nasional bagipara siswa di sekolah. Mereka harus lolos dan lulus ujian nasional sebelum bisa memulai jenjang pendidikan berikutnya. Soal-soal ujian-ujian nasional dibuat sedemikian rupa dan dianggap bisa menjadi alat penentuan kelayakan […]

Hukum dan Kasih

      Hukum & Kasih ( Roma 2 : 15 ) Para seniman sering menampilkan profil Musa dengan wajah bersinar memegang dua buah loh batu yang terpahat dengan Dasa Titah. Gambaran tersebut tentu punya maksud agar orang-orang senantiasa mengingat Dasa Titah yang benar-benar diberikan bagi manusia. Pancaran wajah Musa yang bersinar pun bermaksud bahwa […]

Bajunya kebesaran

          Orang Israel sering berperang melawan orang Filistin, ketika Musa memimpin exodus orang-orang Israel keluar dari tanah Mesir. Musa tidak membawa orang-orang Israel langsung dari Ramses menuju Jerikho atau tanah Kanaan guna menghindari pertempuran dengan orang-orang Filistin karena selama di Mesir dan menjadi budak disana mereka jauh dari penglaman berperang, apalagi orang […]

Yang ada pada kami disini hanya lima roti dan dua ikan

      “ Yang Ada Pada Kami di Sini Hanya Lima Roti dan Dua Ikan.”(Matius 14 : 13 – 21) Kita semua pasti sudah cukup akrab dengan kisah Yesus memberi makan lima ribu orang. Kisah ini dapat ditemui dalam keempat Injil. Selain dalam Injil Matius, kisah yang sama juga dimuat dalam ketiga Injil lainnya  […]

Dengarkanlah suara kami wahai para penguasa

      DENGARKANLAH SUARA KAMI WAHAI PARA PENGUASA1 Raja-raja 12:1-20 Seorang raja seharusnya memiliki kuasa, kewenangan, dan kewibawaan. Mungkin Daud dan Salomo memiliki semuanya, setidaknya dalam ingatan kolektif orang. Keduanya memiliki kewibawaan yang membuat mereka dianggap pemimpin yang cakap. Kewenangan yang mereka miliki bersumber dari urapan yang mereka terima dari Allah sendiri. Sebagai raja […]

Renungan Sepekan

Keteguhan Iman dalam Pergumulan

Bacaan: Kejadian 32:22-31

Kalau ditanya, “Siapa yang mau menjadi Spider-Man?”, mungkin banyak orang akan mengangkat tangan. Menjadi pahlawan yang memiliki kekuatan super, menyelamatkan banyak orang, dan dikagumi tentu terdengar menyenangkan.

Namun pertanyaannya berubah ketika ditanya, “Siapa yang mau menjadi Peter Parker?”

Tidak banyak yang bersedia.

Sebab menjadi Peter Parker berarti menjalani hidup yang tidak mudah. Ia kehilangan orang-orang yang dikasihinya, harus merahasiakan identitasnya, rela mengorbankan kebahagiaannya demi orang lain, bahkan sering kali harus menjalani kesepian. Banyak orang menginginkan kemuliaan Spider-Man, tetapi sedikit yang bersedia menjalani pergumulan Peter Parker. Justru pergumulan itulah yang membentuknya menjadi pahlawan yang sejati.

Bukankah sering kali kita juga demikian? Kita ingin menjadi orang yang diberkati Tuhan, dipakai-Nya, dan menikmati kemenangan. Namun kita berharap semuanya terjadi tanpa air mata, tanpa penantian, dan tanpa pergumulan.

Yakub juga menginginkan berkat Tuhan. Namun sebelum menerima berkat itu, ia harus melewati satu malam yang panjang di tepi sungai Yabok. Menariknya, dalam bahasa Ibrani terdapat permainan bunyi antara Yakub (Ya’aqov), Yabok (Yabboq), dan kata bergulat (‘abaq). Seolah-olah penulis Kejadian ingin mengajak kita melihat bahwa perjalanan Yakub menuju Yabok bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi perjalanan menuju pergumulan yang mengubah hidupnya.

Yakub masuk ke Yabok sebagai seorang yang penuh ketakutan dan masih mengandalkan kemampuannya sendiri. Namun setelah bergumul dengan Allah, ia keluar sebagai Israel, manusia yang telah diubahkan. Memang ia berjalan dengan kaki yang pincang, tetapi ia juga membawa identitas yang baru. Allah tidak hanya mengubah situasi yang akan dihadapinya bersama Esau, tetapi terlebih dahulu mengubah hati dan hidup Yakub.

Sering kali kita berdoa agar Tuhan segera mengangkat pergumulan kita. Padahal mungkin Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang lebih penting, yaitu membentuk kita melalui pergumulan itu. Allah tidak selalu mengubah keadaan secepat yang kita harapkan, tetapi Ia tidak pernah berhenti mengerjakan perubahan dalam diri kita.

Hari ini, mungkin kita sedang berada di “Yabok” kita masing-masing. Ada pergumulan dalam keluarga, pekerjaan, kesehatan, pelayanan, atau masa depan. Jangan buru-buru menganggap Tuhan sedang meninggalkan kita. Bisa jadi, justru di tempat pergumulan itulah Tuhan sedang membentuk iman kita menjadi lebih dewasa.

Keteguhan iman bukan berarti hidup tanpa pergumulan. Keteguhan iman adalah keberanian untuk tetap berpegang kepada Tuhan di tengah pergumulan, sambil percaya bahwa Ia sedang membentuk kita menjadi pribadi yang lebih serupa dengan kehendak-Nya.

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan reminder tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1408002
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1407902
Views Today :
Total views : 100
Who's Online :