Hidup dalam Hikmat Allah

1 Raja-raja 2:10-12; 1 Raja-raja 3; Mazmur 111; Efesus 5:15-20; Yohanes 6:51-58. Pada waktu saya masih kanak-kanak, ayah saya mengajak saya untuk menghadiri persekutuan Oikumene di area tempat tinggal kami di Bandung. Anak- anak akan dipisahkan dari orang tuanya dan dibuatkan kelas seperti kelas sekolah minggu. Walaupun sebenarnya persekutuan itu selalu diadakan di hari Jumat. […]

Memahami Bentuk Kepedulian dan Kasih

Pandemi yang sudah berlangsung satu setengah tahun ini, kondisinya naik turun. Kita pernah pada kondisi agak membaik, yang ditunjukkan dengan jumlah orang yang terpapar Covid-19 dan berkurangnya angka kematian. Saat itu, kita merasa sedikit lega. Namun, ternyata lonjakan jumlah orang yang terpapar dan tingkat hunian RS yang melonjak kembali terjadi dan harus kita hadapi. Perubahan […]

Menemukan Kedamaian Tuhan di Tengah Kesusahan

Kita tidak dapat menampik, hari-hari ini kita jalani dengan sulit. Pandemi mengubah banyak hal dalam kehidupan kita. Mungkin dalam hati kita bertanyatanya, di mana Tuhan? Apakah Dia sanggup menolong kita? Dengan cara apakah Dia akan menolong? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sejatinya bukanlah pertanyaan baru sepanjang sejarah iman Kristen. Alkitab mencatat sejak zaman lampau, manusia mengungkapkan pertanyaan-pertanyaan […]

Pengenalan Akan Tuhan Harus Meningkat

Beginilah firman TUHAN: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman […]

Sekolah Kehidupan ala Pandemi: Berjalan di Labirin Bersama Tuhan

Kecemasan hidup saat Covid-19 kembali mengamuk membuat kata optimis menjadi kehilangan makna. Semua peristiwa kedukaan dan adanya ragam varian baru Covid-19 yang nyata di hadapan kita, membuat kata harapan tidak lagi laku. Kata itu ada “bunyinya” hanya bila kita mampu memaknai ulang semua kondisi dengan mindset yang lebih sehat. Pada sebuah gelas yang berisi air […]

Mendengar dan Berbicara Sesuai Kehendak-Nya

Kita patut bersyukur Tuhan menganugerahkan dua telinga tetapi satu mulut, mungkin agar kita lebih banyak mendengar daripada bicara. Pernah suatu kali putra saya mengeluh demam dan telinganya sakit sampai tidak dapat mendengar, di sini kita sadar bahwa pendengaran adalah suatu yang penting bagi kita manusia terlebih lagi banyak aktifitas kita yang memerlukan pendengaran kita. Tanpa […]

Saat Ditolak, Kasih Bertindak

Sebagian besar dari kita tentu pernah merasakan ditolak. Misalnya, ditolak ketika ingin masuk sebuah sekolah, ingin masuk suatu tempat kerja, atau saat menyatakan cinta kepada seseorang. Mengalami penolakan menimbulkan rasa tidak enak, kecewa, jengkel, dan bahkan bisa saja menyebabkan trauma yang mungkin saja membuat luka bathin. Minggu lalu, kita menerima Surat Gembala dari Bada Pekerja […]

Merangkul yang di ujung dunia

Pada Bulan Misi ini, tema kita adalah “Test – PCR”, kepanjangannya “Pergilah, Carilah, dan Rangkullah”. Bulan misi bagi kita adalah saatnya melakukan aksi nyata pekabaran injil bagi orang lain di sekitar kita, bahkan sampai ke seluruh dunia. Memberitakan injil sampai ke ujung dunia merupakan salah satu Perintah Tuhan Yesus sebelum terangkat ke Sorga yang tercatat […]

Kasih Tuhan kepada yang Hilang

“Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang” (Matius 18:14) Menggembalakan umat ibarat menggembalakan domba, perlu perhatian khusus dan tenaga ekstra. Gembala harus rela memberikan waktu, pikiran, dan tenaga untuk menggembalakan domba. Bahkan gembala pun harus rela berhadapan dengan binatang buas yang hendak memangsa domba. Sang gembala tidak […]

Persaudaraan

“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran” Amsal 17:17 Setiap orang tentu memiliki sahabat. Baik orang muda, maupun orang tua pasti mempunyai sahabat. Mengapa manusia membutuhkan persahabatan? Manusia adalah makhluk sosial. Manusia hidup saling membutuhkan. Memiliki sahabat adalah salah satu cara mengekspresikan sifat manusia yang ingin berbagi. Amsal 18:24 “Ada […]

Renungan Sepekan

KERJAKAN KESELAMATANMU

Keluaran 17:1–7; Mazmur 78:1–4, 12–16; Filipi 2:1–13; Matius 21:23–32

Kita sering berkata bahwa kita percaya kepada Tuhan. Kita juga percaya bahwa keselamatan adalah anugerah Allah yang telah diberikan kepada kita melalui Kristus. Namun, apakah keselamatan itu berhenti pada apa yang kita percaya? Bacaan-bacaan kita hari ini mengajak kita melihat bahwa keselamatan yang Allah kerjakan perlu dihidupi dalam perjalanan kehidupan kita.

Dalam Keluaran 17, bangsa Israel telah mengalami pembebasan Tuhan dari Mesir. Namun, perjalanan mereka belum selesai. Di Rafidim mereka menghadapi persoalan karena tidak ada air. Mereka kemudian mempertanyakan kehadiran Tuhan: “Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?” Mereka sudah mengalami pertolongan Tuhan, tetapi dalam persoalan baru mereka kembali mengalami keraguan. Tuhan tetap hadir dan menyediakan air bagi mereka. Kisah ini mengingatkan kita bahwa menjadi umat yang telah mengalami karya keselamatan Tuhan tidak berarti perjalanan hidup selalu mudah. Kita tetap belajar percaya dan bergantung kepada Tuhan dalam setiap keadaan.

Mazmur 78 kemudian mengajak umat untuk mengingat dan menceritakan karya Tuhan kepada generasi berikutnya. Pengalaman tentang kesetiaan Tuhan tidak boleh berhenti pada satu generasi. Apa yang telah Tuhan lakukan perlu diingat, diceritakan, dan menjadi dasar bagi kehidupan umat pada masa kini. Keselamatan yang kita ingat seharusnya memengaruhi cara kita menjalani kehidupan.

Hal ini semakin jelas dalam surat Paulus kepada jemaat Filipi. Paulus berkata, “Kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar.” Perkataan ini bukan berarti kita harus berusaha mendapatkan keselamatan dengan kekuatan dan perbuatan kita sendiri. Paulus langsung menegaskan bahwa Allahlah yang mengerjakan di dalam kita baik kemauan maupun pekerjaan. Karena itu, mengerjakan keselamatan berarti menghidupi keselamatan yang telah Allah kerjakan. Keselamatan itu terlihat ketika kita hidup dalam kasih, tidak mementingkan diri sendiri, memperhatikan kepentingan orang lain, dan memiliki kerendahan hati seperti Kristus.

Hal yang sama terlihat dalam perumpamaan Yesus tentang dua anak dalam Matius 21. Anak pertama berkata “ya” kepada ayahnya, tetapi tidak pergi. Anak kedua berkata “tidak”, tetapi kemudian menyesal dan pergi melakukan kehendak ayahnya. Yesus menunjukkan bahwa melakukan kehendak Allah tidak cukup hanya dengan perkataan. Iman dan pertobatan harus terlihat dalam tindakan.

Keempat bacaan ini membawa kita kepada satu pertanyaan sederhana: Apakah keselamatan yang Allah kerjakan di dalam diri kita sudah terlihat dalam kehidupan kita? Bukan hanya dalam perkataan kita, tetapi dalam cara kita memperlakukan keluarga, sesama, gereja, dan orang-orang yang Tuhan tempatkan di sekitar kita.

Maka, mengerjakan keselamatan berarti terus berjalan bersama Tuhan, mengingat dan menceritakan karya-Nya, membiarkan Kristus membentuk karakter kita, serta melakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak mengerjakan keselamatan supaya diselamatkan. Kita mengerjakannya karena kita telah diselamatkan dan Allah sedang terus bekerja di dalam kita.

Kiranya kehidupan kita bukan hanya berkata, “Saya percaya kepada Tuhan,” tetapi juga menunjukkan melalui tindakan: “Saya hidup sebagai orang yang telah diselamatkan oleh Tuhan.”

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan informasi tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1481816
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1481716
Views Today :
Total views : 100
Who's Online :