Allah Sumber Kasih Karunia

Dalam doa, kta sering mengatakan Allah Sumber Karunia, Allah Sumber Sukacita, Allah Sumber Anugerah, atau hal lain yang menunjukkan bahwa Allah adalah sumber dari segala sesuatu yang kita terima sebagai orang percaya. Kata sumber dalam kamus Bahasa Indonesia berarti tempat keluar atau asal sesuatu. Jadi, apabila dalam doa kita mengatakan Allah sebagai Sumber Kehidupan ini […]

Jagalah Lidah dari Perkataan yang Sia-Sia!

“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” (Amsal 18 : 21) Perkataan menentukan seluruh arah hidup. Kita dapat mengucapkan berkat atau kutuk, kekuatan atau kelemahan, iman atau ketidakpercayaan, kemenangan atau kekalahan, kelimpahan atau kekurangan, hidup atau mati, semua itu kembali kepada masing-masing. Jika kita terus menerus mengucapkan perkataan negatif yang menunjukkan […]

Hidup dalam Kasih Karunia

Tahun 2021 baru saja kita lewati. Ada suka dan juga duka, tawa dan juga airmata, kesuksesan dan juga kegagalan. Tahun kemarin rasanya dunia ada dalam situasi yang sama dari barat hingga ke timur. Ketakutan, kesedihan, ketidakpastian bercampur aduk. Semua terasa berubah, ketika peluk tak lagi bisa dirasakan, ketika senyum pun harus bersembunyi malu-malu dari balik […]

Bertumbuh dalam Hikmat Allah

BERTUMBUH DALAM HIKMAT ALLAH (LUKAS 2 : 41-52) Alkitab tidak banyak memberi tahu tentang masa kanak-kanak Yesus. Satu- satunya perikop yang kita miliki tentang Yesus sebagai seorang anak laki-laki adalah dalam injil Lukas. Injil Lukas 2:41-52 menceritakan tentang Maria dan Yusuf yang mengasuh dan membesarkan Yesus hingga Yesus terus bertumbuh dalam hikmat Allah. Ada 2 […]

Sukacita di dalam Kristus: Mengubahkan, Mencerahkan, Memberdayakan

Ada banyak alasan orang merasa senang. Mendapat hadiah, kejutan, keinginan, atau karena berhasil mencapai yang dicita-citakan. Pastinya, semua berhubungan dengan perasaan puas karena mendapatkan atau mencapai sesuatu. Lalu apa bedanya perasaan senang dengan sukacita? Kita sering menganggapnya sama. Keduanya merupakan luapan emosi positif karena ada rasa puas setelah sesuatu yang dipersepsikan positif terjadi. Namun, ternyata […]

Pertobatan Nyata Berbuah Kebaikan

Penyalaan lilin merah muda pelambang sukacita pada minggu Adven ke 3, umat diajak untuk merasakan sukacita akan kedatangan Juru Selamat yang sudah semakin mendekat. Sukacita di sini penekanannya adalah pada Anugerah Keselamatan yang sudah kita terima, itu bukan karena kebaikan kita melainkan semata karena kasih dan kemurahan Tuhan pada umat yang dikasihi-Nya. Sudah sepatutnya kita […]

Mempersiapkan Diri untuk Tuhan: Yang Terbaik Dariku Untuk-Nya

“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” (Yesaya 7:14) Lewat perantaraan Yesaya dan nabi-nabi lain, Tuhan sudah mengumandangkan kelahiran Kristus jauh-jauh hari bahkan berabad-abad sebelum Kristus lahir. Rencana Agung ini dilakukan dengan segenap hati dan […]

Berjaga-jagalah dan Berdoalah

Dalam suatu peperangan, sekelompok tentara yang mempertahankan wilayahnya berusaha untuk menjaga perimeter yang menjadi tanggung jawabnya siang dan malam. Hal tersebut sudah pasti melelahkan, namun tetap dilakukan demi kelang- sungan hidup rekan-rekannya dan orang banyak di wilayahnya terhadap serangan musuh. Ketika pandemi virus Covid-19 mulai teridentifikasi di Wuhan, Tiongkok, seluruh negara di dunia juga melakukan […]

Bertahan Hidup dan Berbuahlah

Pernahkah kita diperhadapkan pada pilihan sulit yang berkaitan dengan iman kita kepada Tuhan Yesus? Apakah kita bersedia untuk membayar harga atau menanggung risiko seberat apa pun demi mempertahankan iman kepada Tuhan? Bisa jadi bahwa karena iman kepada Tuhan Yesus, kita harus kehilangan pekerjaan, atau ditinggalkan teman-teman. Kita dibenci, diejek, dihina, dianiaya, bahkan diancam untuk dibunuh. […]

Orang yang Berbahagia

Mazmur 1:1-2 “Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.” Siapakah orang yang berbahagia? Jawabannya pasti adalah orang yang hidupnya diberkati Tuhan. Setiap orang pasti ingin […]

Renungan Sepekan

KERJAKAN KESELAMATANMU

Keluaran 17:1–7; Mazmur 78:1–4, 12–16; Filipi 2:1–13; Matius 21:23–32

Kita sering berkata bahwa kita percaya kepada Tuhan. Kita juga percaya bahwa keselamatan adalah anugerah Allah yang telah diberikan kepada kita melalui Kristus. Namun, apakah keselamatan itu berhenti pada apa yang kita percaya? Bacaan-bacaan kita hari ini mengajak kita melihat bahwa keselamatan yang Allah kerjakan perlu dihidupi dalam perjalanan kehidupan kita.

Dalam Keluaran 17, bangsa Israel telah mengalami pembebasan Tuhan dari Mesir. Namun, perjalanan mereka belum selesai. Di Rafidim mereka menghadapi persoalan karena tidak ada air. Mereka kemudian mempertanyakan kehadiran Tuhan: “Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?” Mereka sudah mengalami pertolongan Tuhan, tetapi dalam persoalan baru mereka kembali mengalami keraguan. Tuhan tetap hadir dan menyediakan air bagi mereka. Kisah ini mengingatkan kita bahwa menjadi umat yang telah mengalami karya keselamatan Tuhan tidak berarti perjalanan hidup selalu mudah. Kita tetap belajar percaya dan bergantung kepada Tuhan dalam setiap keadaan.

Mazmur 78 kemudian mengajak umat untuk mengingat dan menceritakan karya Tuhan kepada generasi berikutnya. Pengalaman tentang kesetiaan Tuhan tidak boleh berhenti pada satu generasi. Apa yang telah Tuhan lakukan perlu diingat, diceritakan, dan menjadi dasar bagi kehidupan umat pada masa kini. Keselamatan yang kita ingat seharusnya memengaruhi cara kita menjalani kehidupan.

Hal ini semakin jelas dalam surat Paulus kepada jemaat Filipi. Paulus berkata, “Kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar.” Perkataan ini bukan berarti kita harus berusaha mendapatkan keselamatan dengan kekuatan dan perbuatan kita sendiri. Paulus langsung menegaskan bahwa Allahlah yang mengerjakan di dalam kita baik kemauan maupun pekerjaan. Karena itu, mengerjakan keselamatan berarti menghidupi keselamatan yang telah Allah kerjakan. Keselamatan itu terlihat ketika kita hidup dalam kasih, tidak mementingkan diri sendiri, memperhatikan kepentingan orang lain, dan memiliki kerendahan hati seperti Kristus.

Hal yang sama terlihat dalam perumpamaan Yesus tentang dua anak dalam Matius 21. Anak pertama berkata “ya” kepada ayahnya, tetapi tidak pergi. Anak kedua berkata “tidak”, tetapi kemudian menyesal dan pergi melakukan kehendak ayahnya. Yesus menunjukkan bahwa melakukan kehendak Allah tidak cukup hanya dengan perkataan. Iman dan pertobatan harus terlihat dalam tindakan.

Keempat bacaan ini membawa kita kepada satu pertanyaan sederhana: Apakah keselamatan yang Allah kerjakan di dalam diri kita sudah terlihat dalam kehidupan kita? Bukan hanya dalam perkataan kita, tetapi dalam cara kita memperlakukan keluarga, sesama, gereja, dan orang-orang yang Tuhan tempatkan di sekitar kita.

Maka, mengerjakan keselamatan berarti terus berjalan bersama Tuhan, mengingat dan menceritakan karya-Nya, membiarkan Kristus membentuk karakter kita, serta melakukan kehendak-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak mengerjakan keselamatan supaya diselamatkan. Kita mengerjakannya karena kita telah diselamatkan dan Allah sedang terus bekerja di dalam kita.

Kiranya kehidupan kita bukan hanya berkata, “Saya percaya kepada Tuhan,” tetapi juga menunjukkan melalui tindakan: “Saya hidup sebagai orang yang telah diselamatkan oleh Tuhan.”

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan informasi tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1483606
Users Today :
Users Yesterday :
This Month :
This Year :
Total Users : 1483506
Views Today :
Total views : 100
Who's Online :