Panduan Hidup Orang Kristen

Bagi orang Kristen, pernikahan adalah peristiwa yang terjadi hanya sekali dalam seumur hidup. Oleh karenanya, acara pernikahan tersebut disiapkan secara matang, dibuat sesempurna dan semeriah mungkin dengan harapan akan menjadi kenangan yang indah dan tak terlupakan baik bagi pasangan baru suami istri tersebut maupun bagi keluarga besar dan tamu undangan. Mulai dari perhitungan biaya yang diperlukan hingga risiko yang mungkin timbul diperhitungkan dengan teliti.

Untuk mendapatkan hasil yang sempurna dan meriah, beberapa dari mereka menggunakan jasa dari organisasi profesional agar acara tersebut berjalan dengan baik dan lancar, serta tahap demi tahap berjalan sesuai rencana, walaupun hal tersebut dibayar dengan harga yang cukup mahal alias tidak murah.

Seperti pernikahan yang harus dikelola dan direncanakan dengan baik, demikian juga hidup kita perlu dikelola dan direncanakan dengan sebaik mungkin dan sesempurna mungkin, tahap demi tahap. Hidup kita jauh lebih penting daripada pernikahan tersebut. Kita harus memerhatikan langkah demi langkah yang kita lakukan dan tidak boleh asal-asalan supaya hidup kita mencapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan oleh Tuhan.

Manajemen kehidupan yang buruk, risiko yang tidak terpetakan sejak awal, mengambil keputusan yang tidak tepat, akan membuat kita menyimpang dari tujuan hidup bahkan bisa sampai kehilangan arah.

Tuhan tidak ingin kita memiliki manajemen kehidupan yang buruk. Manajemen kehidupan yang baik dan sempurna memang tidak mudah, tetapi Tuhan sudah menyiapkan panduan bagi kita. Panduan tersebut adalah Alkitab.

Firman Tuhan dalam Mazmur 119:105 ditulis demikian, “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.” Alkitab adalah Firman Tuhan yang hidup, sumber kebenaran dan petunjuk hidup bagi umat Kristen yang berisikan ajaran, teguran, koreksi, dan didikan.

Dengan membaca Alkitab setiap hari, kita memperoleh pengetahuan tentang karakter Allah, kehendak-Nya, serta prinsip-prinsip yang diperlukan untuk hidup yang benar di hadapan-Nya. Dengan membaca Alkitab setiap hari, kita akan mengalami pertumbuhan iman dan Roh Kudus akan menolong menyingkapkan hal-hal yang tersembunyi yang tak terpahami.

Oleh karena itu, sediakanlah waktu untuk membaca Alkitab, mempelajari, merenungkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Beribadah, Tuhan Yesus memberkati. (AST)

KEBAKTIAN MINGGU

MELEPAS KEMELEKATAN (BERSEDIA DIPERBARUI)

Kejadian 12:1-4a; Mazmur 121; Roma 4:1-5,13-17; Yohanes 3:1-17

Kebaktian 1 Maret 2026 oleh Pdt. Gordon S. Hutabarat

Pendahuluan

Seringkali, musuh terbesar dari pertumbuhan iman bukanlah dosa yang mencolok, melainkan kenyamanan yang statis. Kita cenderung melekat pada apa yang sudah kita kenal—kebiasaan lama, cara berpikir lama, atau zona nyaman yang membuat kita merasa aman. Namun, firman Tuhan minggu ini memanggil kita untuk satu hal yang radikal: Melepas Kemelekatan agar siap diperbarui.

Meninggalkan untuk Menemukan (Kejadian 12:1-4a)

Abram diminta meninggalkan tanah kelahirannya, sanak saudaranya, dan rumah ayahnya. Secara manusiawi, ini adalah perintah untuk melepaskan identitas dan jaminan keamanan. Mengapa? Karena Tuhan tidak bisa membentuk sesuatu yang baru jika Abram tetap melekat pada yang lama. Ketaatan Abram menunjukkan bahwa iman dimulai saat kita berani melangkah keluar dari apa yang kita genggam erat.

Bukan Hasil Usaha, Tapi Anugerah (Roma 4:1-5, 13-17)

Rasul Paulus mengingatkan bahwa Abraham dibenarkan bukan karena ketaatan hukum yang kaku (kemelekatan pada aturan), melainkan karena percaya kepada Allah. Terkadang kita “melekat” pada rasa bangga akan kebaikan diri sendiri. Kita merasa layak karena usaha kita. Namun, pembaruan sejati terjadi saat kita melepas ketergantungan pada diri sendiri dan sepenuhnya bergantung pada janji Allah.

Lahir Kembali: Transformasi Total (Yohanes 3:1-17)

Nikodemus adalah seorang yang sangat terpelajar, namun ia harus belajar “melepas” logika manusianya. Yesus menegaskan bahwa untuk melihat Kerajaan Allah, seseorang harus dilahirkan kembali. Lahir baru bukan sekadar perbaikan moral, melainkan perubahan hakikat oleh Roh Kudus. Seperti angin yang bertiup, kita tidak bisa mengontrol Roh, tetapi kita bisa berserah untuk dipimpin oleh-Nya.

Pertolongan yang Setia (Mazmur 121)

Melepaskan kemelekatan memang menakutkan. Namun, pemazmur memberikan jaminan: “Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.” Saat kita melangkah menuju pembaruan, Tuhan tidak membiarkan kaki kita terantuk. Ia adalah Penjaga yang tidak terlelap.

Refleksi untuk Kita

  • Apa yang sedang saya genggam terlalu erat? Apakah itu kepahitan masa lalu, status sosial, atau cara pandang lama yang menghambat saya melihat karya Tuhan?

  • Siapkah saya diperbarui? Pembaruan seringkali menyakitkan karena ada bagian dari diri kita yang harus “mati” agar hidup yang baru bisa bertumbuh.

Melepas kemelekatan bukan berarti kehilangan segalanya; itu berarti mengosongkan tangan kita agar Tuhan bisa mengisinya dengan sesuatu yang jauh lebih mulia. Mari bersedia diperbarui, karena di dalam Kristus, yang lama sudah berlalu dan yang baru telah datang.

Jadwal Kebaktian GKI Kota Wisata

Kebaktian Umum 1   : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian Umum 2  : Pk. 09.30 (Hybrid)

Kebaktian Prarem 8 : Pk 07.00 (Onsite)

Kebaktian Prarem 7 : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 3-6  : Pk. 07.00 (Onsite)

Kebaktian ASM 1-2   : Pk. 09.30 (Onsite)

Kebaktian Batita, Balita: Pk. 09:30 (Onsite)

Kebaktian Remaja  Pk 09.30 (Onsite)

Kebaktian Pemuda Pk. 09.30 (Onsite)

Subscribe Youtube Channel GKI Kota Wisata dan unduh Aplikasi GKI Kota Wisata untuk mendapatkan reminder tentang kegiatan yang sedang berlangsung

 

 

GKI Kota Wisata

Ruko Trafalgar Blok SEI 12
Kota Wisata – Cibubur
BOGOR 16968

021 8493 6167, 021 8493 0768
0811 94 30100
gkikowis@yahoo.com
GKI Kowis
GKI Kota Wisata
: Lokasi

Nomor Rekening Bank
BCA : 572 5068686
BCA : 572 5099000 (PPGI)
Mandiri : 129 000 7925528 (Bea Siswa)

Statistik Pengunjung

1128412
Users Today : 744
Users Yesterday : 1158
This Month : 7624
This Year : 99670
Total Users : 1128412
Who's Online : 12